Konstruksi Kesetaraan Gender dalam Al-Qur’an: Analisis Pemikiran Amina Wadud

  • M. Dani Habibi STAI Darussalam Lampung
Keywords: feminisme Islam, kesetaraan gender, hermeneutika Al-Qur’an, Amina Wadud, tafsir gender

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi kesetaraan gender dalam Al-Qur’an melalui perspektif pemikiran Amina Wadud. Latar belakang penelitian ini berangkat dari masih kuatnya tafsir-tafsir patriarkal yang cenderung menempatkan perempuan pada posisi subordinat dalam wacana keislaman. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan alternatif yang mampu menghadirkan pemahaman yang lebih adil dan inklusif terhadap relasi laki-laki dan perempuan dalam Al-Qur’an.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data dianalisis menggunakan pendekatan hermeneutika yang dikembangkan oleh Amina Wadud, yang menekankan pada pembacaan kontekstual, komprehensif, dan berkeadilan gender terhadap teks Al-Qur’an. Pendekatan ini mempertimbangkan aspek historis, linguistik, serta tujuan moral universal (maqashid) dari Al-Qur’an.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Amina Wadud, Al-Qur’an pada dasarnya mengandung prinsip kesetaraan dan keadilan antara laki-laki dan perempuan. Ketimpangan yang selama ini terjadi lebih disebabkan oleh bias interpretasi yang dipengaruhi oleh budaya patriarki, bukan oleh ajaran normatif Al-Qur’an itu sendiri. Wadud menegaskan bahwa relasi gender dalam Islam seharusnya dibangun atas dasar kemitraan (partnership) dan keadilan, bukan dominasi.

Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Amina Wadud memberikan kontribusi penting dalam merekonstruksi pemahaman keislaman yang lebih responsif terhadap isu kesetaraan gender. Pendekatan hermeneutikanya membuka ruang bagi reinterpretasi teks keagamaan yang lebih kontekstual, adil, dan relevan dengan dinamika sosial kontemporer

Downloads

Download data is not yet available.

References

Wadud.Amina, “Qur’an and Women Rereading the Sacred Text form a Women’s perspective”.NewYork: Oxford University Press.1999.
Wadud.Amina, Qur’an and Women: Re-reading the Sacred Text from a Woman’s Perspektif, terj. Abdullah Ali. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.2006.
Ilyas.Yunahar ,Feminisme dalam Kajian Tafsir Al-Qur’an.Yogyakarta:Pustaka Pelajar.1997.
Ismail.Nurjannah, Perempuan Dalam Pasungan,Yogyakarta: Lkis, 2003.
Misse.Julia Cleves “ Gander Pembangunan”.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.1996.
Mustaqim.Abdul. “ Paradigma Tafsir Feminis”.Yogyakarta: Logung Pustaka.2008.
Dewi.Ernita, “Pemikiran Amnina Wadud Tentang Rekontruksi Penafsiran Berbasis Metode Hermenutika” Jurnal Substantia Vol. 15, No. 2, Oktober 2013
Amaliatulwalidain “DISKURSUS GENDER: Tela’ah terhadap Pemikiran Amina Wadud” dalam Jurnal Tamaddun Vol. XV, No. 1/Januari – Juni 2015
Kartika Pemilia Lestari dan Rica Noviyanti, "Studi Kritis Terhadap Tafsir Feminis", dalam Jurnal Islamia, Vol. III, (2010)
Published
2025-10-13
How to Cite
M. Dani Habibi. (2025). Konstruksi Kesetaraan Gender dalam Al-Qur’an: Analisis Pemikiran Amina Wadud . Journal Khafi : Journal Of Islamic Studies, 3(3), 139-148. Retrieved from https://ejournal.panduinstitute.com/index.php/PCFIS/article/view/269
Section
Articles